Gerindra Semakin Sulit Mengusung Prabowo-Ahok di Pilpres

Gerindra Semakin Sulit Mengusung Prabowo-Ahok di Pilpres

Partai Gerindra sepertinya akan kesulita kesulitan jika harus mengusung Prabowo Subianto Vs. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilpres 2014 mendatang. Gerindra akan kesulitan karena batas waktu pengusungan calon presiden dan wakil presiden sudha tidak memadai.

Dalam UU Pilpres ada syarat ambang batas pengusungan capres-cawapres, yaitu 20% perolehan kursi di DPR atau 25% perolehan suara sah secara nasional. Kalau tidak bisa memenuhi syarat, parpol harus berkoalisi. Menurut Direktur Hanta Yudha sebagai Eksekutif Pol-Tracking bahwa survei-survei yang telah dipublikasikan, elektabilitas Gerindra tidak mendekati 20%. Gerindra cuma berapa di tempat ketiga tepat di bawah PDI-P dan Partai Golkar.

Kalau Gerindra gagal mencapai ambang batas tersebut, Gerindra harus berkoalisi dalam mengusung Prabowo-Ahok. Selain itu, masalah kepantasan kalau Ahok harus meninggalkan tugasnya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. 

Tapi pihak Gerindra masih ngotot seperti yang dikatakan Fadli Zon sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, bahwa Ahok punya potensi untuk diusung menjadi cawapres mendampingi Prabowo. Menurutnya gaya kepemimpinan Ahok dianggap tegas juga kinerjanya dinilai sangat baik.

share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin
Published at 08:25 and have